03 Februari 2013
Hidup
adalah perubahan ! Dan tentunya perubahan itu seharusnya menuju sesuatu
yang lebih baik lagi. Jangan sampai terjadi perubahan yang sebaliknya.
Di dalam perubahan sendiri terkandung ketidakpastian. Ketidakpastian
inilah yang harus dibaca untuk memberikan perubahan dalam hidup.
Dan hidup itu tersurat dan tersirat. Apa
maksudnya ? Hidup itu sebenarnya tidak hanya apa yang tersurat saja.
Dalam artian yang hanya bisa ditangkap oleh panca indera dan diupayakan
dengan ikhtiar lahir. Tetapi hidup itu juga tersirat, dimana Allah telah
banyak memberikan petunjuk berupa pertanda kepada setiap hamba-Nya pada
setiap kejadian atau jawaban atas sebuah ikhtiar lahir. Pada media
komunikasi baik dalam bentuk lisan dan tulisan arti tersurat adalah
sesuatu yang terkandung arti sebenarnya. Sedangkan tersirat terkandung
arti yang tersamarkan. Dan yang tersirat ini hanya bisa dibaca dengan
kepekaan batin.
Wahyu pertama kali turun yang diterima
oleh Rosulullah Muhammad SAW setelah selama 40 hari tafakur di gua Hira
adalah “Iqro..!!!” yang artinya “Bacalah..!!!” Penjabaran dari wahyu
tersebut di dalam kehidupan sehari-hari adalah bagaimana seseorang bisa
membaca sesuatu yang tersurat dan tersirat dari kejadian yang terjadi
dan yang akan terjadi dalam kehidupan..
Suatu hal yang biasa bila seseorang bisa
membaca suatu kejadian yang tersurat. Karena sesuatu yang tersurat bisa
ditangkap oleh panca indera. Tetapi baru luar biasa bila seseorang bisa
membaca dan menterjemahkan sesuatu yang tersirat melalui kepekaan batin
yang dimiliki. Kepekaan batin sangat diperlukan dalam perjalanan hidup
setiap orang. Dan tidak perlu menjadi paranormal untuk memiliki kepekaan
batin. Bagi seseorang yang berkecimpung dalam dunia bisnis dan usaha
juga sangat memerlukan kepekaan batin untuk mengembangkan peluang bisnis
dan peluang usaha yang baru.
Kompleksitas masalah kehidupan telah
seringkali mengacaukan kepekaan batin seseorang untuk bisa menangkap apa
yang tersirat. Selain itu pada saat di bangku sekolah juga hanya
diajarkan apa yang tersurat saja. Sehingga kemampuan untuk membaca apa
yang tersirat menjadi berkurang.
Kemampuan
kepekaan batin ini tidak berkaitan atau berhubungan dengan klenik,
syirik, musyrik atau istilah lainnya yang dilarang agama. Karena
kemampuan kepekaan batin sudah dimiliki oleh setiap orang semenjak ada
dalam kandungan. Tetapi dikarenakan dengan bertambahnya usia dan adanya
kompleksitas masalah kehidupan menjadikan kemampuan kepekaan batin ini
semakin berkurang.
Salah satu manfaat dan khasiat
Riyadhoh Ayat Kursi adalah melatih dan mengasah kepekaan batin bagi yang
mengamalkannya. Dimana kepekaan batin ini sangat penting dan diperlukan
oleh Pengamal untuk membaca Isyarah dan petunjuk Allah yang tersirat
untuk mengentaskan dan menyelesaikan permasalahan yang sedang dihadapi.
Oleh karena itu mengapa seseorang
seringkali mengalami kegagalan di dalam ikhtiar lahirnya. Dan jika sudah
mengalami kegagalan lantas bingung dan putus asa karena tidak tahu apa
yang harus dilakukan. Oleh karena itu jangan menyepelekan dan
mengecilkan arti peran penting ikhtiar batin dalam hidup. Karena di
dalam ikhtiar batin ada isyarah dan petunjuk Allah yang tersirat dalam
mengentaskan dan menyelesaikan masalah hidup, dan itu hanya bisa dibaca
oleh orang yang memiliki kepekaan batin.
Dengan memiliki kepekaan batin di dalam
membaca isyarah dan petunjuk Allah akan memudahkan dan meringankan di
dalam mengentaskan dan menyelesaikan masalah yang ada dalam hidup.
Inilah yang dinamakan SMART LIFE atau Hidup Yang Cerdas/Pintar.
Semoga bermanfaat…
No comments:
Post a Comment