04 February 2013
Dan ada pula tentang hidup dari wacana
waktu, yaitu kemarin adalah sejarah, hari ini adalah kenyataan dan hari
esok adalah harapan. Harapan untuk mendapatkan sesuatu yang lebih baik
lagi dalam hal rezeki, kesehatan, pekerjaan, bisnis, usaha dan lain
sebagainya dalam hidup. HARAPAN adalah satu hal yang membuat seseorang
tetap bertahan dalam hidup. Meskipun harapan itu sendiri adalah sesuatu
hal yang tidak pasti atau belum pasti.
Dimana sesuatu yang tidak pasti atau
belum pasti adalah misteri. Dan memang hidup adalah misteri. Misteri
kehidupan merupakan bagian dari rahasia
Allah. Diantara enam rukun iman, empat rukun iman merupakan tentang hal
bersifat ghaib atau misteri. Yaitu Iman kepada Allah, Iman kepada
Malaikat Allah, Iman kepada hari kiamat dan Iman kepada Qada dan Qadar.
Hanya dua rukun iman yang tidak bersifat ghaib yaitu Iman kepada Rasul
Allah dan Iman kepada Kitab Allah. Dari empat rukun iman diatas sudah
sangat jelas bahwa hidup adalah misteri.
Siapa pun tidak akan pernah bisa
memastikan besok akan seperti apa dan bagaimana. Jangankan besok, satu
detik ke depan pun tidak akan pernah ada yang bisa memastikan seperti
apa dan bagaimana. Manusia hanya bisa berencana tetapi Allah-lah yang menentukan.
Setiap orang pernah mengalami kejadian yang tidak terduga atau secara kebetulan. Misalkan mendapat rezeki
mendadak, selamat dari musibah atau tiba-tiba bertemu dengan orang yang
pernah terlintas dalam hati. Kejadian tak terduga atau secara kebetulan
tersebut hanya berlaku untuk manusia tetapi tidak untuk Allah. Karena
setiap kejadian atas sepengetahuan Allah.
Untuk bisa membaca rahasia misteri hidup setiap orang tidak perlu menjadi orang sakti, memiliki ilmu
terawangan atau ilmu meraga sukma. Karena sebenarnya Allah selalu
memberikan petunjuk pada hamba-hambaNya. Allah tidak pernah melupakan
dan meninggalkan kita dalam kondisi apa pun. Tetapi kita-lah yang selalu
melupakan dan meninggalkan Allah. Kita baru ingat dan mendekat pada
Allah disaat kita sudah tidak dapat menemukan solusi dari masalah yang
kita hadapi. Allah hanya sebagai tempat persinggahan sesaat dan sebagai
tempat untuk pelarian dari kebuntuan masalah. Adilkah itu ?
Ikhtiar batin tidak hanya sekedar sarana
untuk munajat dan mujahadah kepada Allah. Tetapi Ikhtiar batin juga
sebagai sarana untuk membuat batin menjadi peka membaca petunjuk Allah.
Petunjuk Allah disini juga bagian dari rahasia misteri hidup.
Seringkali orang salah mengira, bahwa
gambaran petunjuk Allah itu seperti halnya menonton televisi dengan
gambar yang jelas. Petunjuk Allah untuk seperti kita yang hanya hamba
Allah biasa itu berupa simbol atau pertanda. Dan untuk bisa
menterjemahkan, memahami serta mengerti petunjuk Allah berupa simbol dan
pertanda tersebut diperlukan kepekaan batin. Dengan ikhtiar batin-lah
sarana untuk meningkatkan kepekaan batin tersebut.
Dibalik Kesuksesan dan Keberhasilan seseorang selalu ada Aspek Spiritual dan Ikhtiar Batin yang menyertainya.
Semoga bermanfaat…
Sumber : Rahasia Riyadhoh Ayat Kursi
No comments:
Post a Comment